Reksadana index — strategi passive investing yang mengikuti pergerakan indeks. Biaya rendah, return mirip benchmark.
Baca Selanjutnya »IHSG Anjlok 2,86% ke 6.969: Penyebab, Pola Historis Recovery, dan Strategi Investor Pemula
IHSG ambruk dari 8.250 ke 6.969 dalam waktu singkat. Bedah penyebab royalti minerba + foreign outflow, pola historis dip & recovery 2008-2022, plus strategi DCA vs lump sum untuk pemula.
Baca Selanjutnya »Sell in May and Go Away: Mitos atau Realita di Pasar Saham Indonesia 2026?
Sahabat asetpintar, kalau sahabat aktif di komunitas investor saham, pasti pernah dengar adagium klasik: "Sell in May and go away". Strategi yang ada sejak 1700-an di London Stock Exchange ini intinya: jual saham di bulan Mei, kembali masuk pasar setelah November. Tapi apakah ...
Baca Selanjutnya »Investasi Saham: Panduan Lengkap dari Nol untuk Investor Pemula 2026
Sahabat asetpintar, saham mungkin terdengar menakutkan untuk pemula. Banyak istilah teknis: IHSG, blue chip, capital gain, dividen, support resistance, candlestick. Banyak cerita dramatis: orang kaya mendadak karena saham, orang bangkrut karena saham. Tapi sebenarnya, saham it...
Baca Selanjutnya »Diversifikasi Portofolio: Cara Spread Risk untuk Investor Pemula
Sahabat asetpintar yang sudah punya 1-3 tahun pengalaman investasi mungkin sering dengar "diversifikasi" tapi belum benar-benar paham penerapannya. "Punya 10 saham" sudah diversifikasi? "Punya saham + reksadana" sudah cukup? Atau perlu lebih banyak aset class? Pertanyaan ini p...
Baca Selanjutnya »DCA vs Lump Sum: Strategi Investasi Mana yang Lebih Cocok untuk Anda?
Sahabat asetpintar yang sudah punya pengalaman investasi 1-3 tahun pasti sering dengar perdebatan ini di komunitas finansial: "Mendingan DCA (Dollar Cost Averaging) atau Lump Sum?" Setiap strategi punya pendukung fanatik. Mana yang benar? Jawaban yang akan saya kupas di artike...
Baca Selanjutnya »Purbaya Prediksi IHSG Tembus 28.000: Realistis atau Hype? Analisis + Strategi Investor Jangka Panjang
Menkeu Purbaya prediksi IHSG bisa tembus 28.000. Analisis realistis: butuh 13-20 tahun dengan growth 7-10% per tahun. Faktor pendorong + 5 strategi long-term.
Baca Selanjutnya »Konflik Timur Tengah Bikin Bursa Asia Anjlok: 5 Strategi Investor Hadapi Volatility Geopolitik
Bursa Asia anjlok karena konflik Timur Tengah eskalasi. IHSG, Nikkei, Hang Seng semua tertekan. 5 strategi konkret untuk investor hadapi volatility tanpa panic sell.
Baca Selanjutnya »Sell in May 2026: Apakah Strategy Klasik Masih Relevan untuk IHSG? + 4 Strategi Per Profil Investor
Analisis "Sell in May" effect di IHSG 2026: data historis 10 tahun, faktor sentimen aktual (rupiah, tarif Trump, Sukuk outflow), strategi konkret untuk DCA investor, trader, dan cash holder.
Baca Selanjutnya »Saham untuk Pemula 2026: Panduan Lengkap dari Konsep ke Aksi Pertama (A-Z)
Panduan komprehensif investasi saham untuk pemula: dari konsep dengan analogi patungan warung, IHSG, jenis saham, cara buka rekening sekuritas, sampai strategi DCA blue chip yang terbukti efektif.
Baca Selanjutnya »
asetpintar.com Kelola aset makin pintar