Panduan praktis tentang cara lapor spt online berdasarkan regulasi pajak 2026. Informasi langsung pakai untuk wajib pajak Indonesia.
Ringkasan Cepat
- Persiapan: bukti potong, kartu keluarga, daftar harta
- Login Coretax → SPT Tahunan
- Pilih form (1770/1770S/1770SS)
- Isi formulir (mostly auto-prefill)
- Submit + dapat BPE
Persiapan Sebelum Lapor SPT
- Bukti Potong 1721-A1 dari semua pemberi kerja (untuk karyawan)
- Bukti Pemotongan PPh dari bank (untuk deposito interest, dividen)
- Kartu Keluarga untuk data tanggungan
- Daftar harta + utang akhir tahun
- Faktur Pajak kalau ada (untuk pengusaha)
- Pembukuan / catatan keuangan (untuk pengusaha / freelancer)
Cara Lapor SPT 1770SS Karyawan
- Login coretax.pajak.go.id
- Menu “SPT Tahunan” → “Tahun Pajak [year]”
- Pilih form “1770SS”
- Sistem auto-prefill data dari pemberi kerja
- Verifikasi penghasilan kotor + PPh yang sudah dipotong
- Cek nominal Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) sesuai status:
- Single: Rp 54 juta
- Menikah: Rp 58,5 juta
- Menikah + 1 tanggungan: Rp 63 juta
- Menikah + 2 tanggungan: Rp 67,5 juta
- Menikah + 3 tanggungan: Rp 72 juta (max)
- Sistem hitung pajak otomatis
- Jika kurang bayar: bayar via e-billing
- Jika lebih bayar: restitusi pajak
- Submit SPT
- Download BPE (Bukti Penerimaan Elektronik)
Cara Lapor SPT 1770 (Usaha/Freelance)
- Login Coretax
- Pilih form “1770”
- Section A: Identitas WP
- Section B: Penghasilan dari Usaha
- Input omzet kotor
- Input biaya operasional
- Hitung penghasilan neto
- Section C: Penghasilan Lain (sewa, bunga, dividen)
- Section D: Penghasilan Tidak Final (kalau ada)
- Section E: Daftar Harta + Utang
- Section F: Daftar Tanggungan
- Sistem hitung pajak terutang
- Bayar via e-billing
- Submit + BPE
Hitung PPh Pribadi 2026
| Lapisan Penghasilan Neto | Tarif |
|---|---|
| ≤Rp 60 juta | 5% |
| Rp 60-250 juta | 15% |
| Rp 250-500 juta | 25% |
| Rp 500jt-5 miliar | 30% |
| >Rp 5 miliar | 35% |
Cara Bayar Pajak (Kalau Kurang Bayar)
- Generate ID Billing dari Coretax
- Bayar via: Mobile Banking, ATM, Kantor Pos, atau Internet Banking
- Konfirmasi pembayaran auto-sync ke Coretax
- Status SPT update ke “Lunas”
3 Common Mistakes saat Urus Pajak Online
Foto KTP buram atau pantulan kaca. Sistem Coretax auto-reject foto tidak jelas. Cek sebelum upload: zoom 100%, semua angka NIK + nama terbaca jelas.
Email lupa, tidak bisa reset password. Email yang didaftarkan harus aktif jangka panjang. Pakai email pribadi (Gmail/Outlook) bukan email kantor lama.
Tidak lapor SPT meski NPWP belum dipakai. Selama NPWP aktif, wajib lapor SPT setiap tahun (meskipun SPT Nihil). Telat 2 tahun: NPWP otomatis non-efektif.
Pertanyaan yang Sering Ditanyakan
Apakah wajib lapor SPT kalau penghasilan di bawah PTKP?
Tidak wajib bayar pajak. Tapi tetap wajib lapor SPT (Nihil) kalau NPWP aktif.
Bagaimana hitung penghasilan freelancer?
Total omzet dikurangi biaya operasional (rent, internet, peralatan). Hasilnya = penghasilan neto kena pajak.
Apakah lebih bayar pajak otomatis di-refund?
Tidak otomatis. Apply restitusi via Coretax. Verifikasi 30-180 hari sebelum refund.
Bisa lapor SPT untuk tahun pajak lampau?
Bisa via SPT Pembetulan. Sampai 5 tahun setelah tahun pajak. Tapi tetap kena sanksi terlambat.
Apakah SPT Pembetulan bisa lebih bayar?
Bisa kalau ditemukan kelebihan bayar atau penghasilan lebih kecil dari laporan awal.
Bagaimana lapor SPT kalau pindah kerja di tengah tahun?
Pakai 1770S. Tambah kedua pemberi kerja di “Daftar Penghasilan Pemberi Kerja”.
Apakah karyawan harus lapor sendiri atau via HR?
Lapor sendiri di Coretax. HR hanya kasih bukti potong 1721-A1.
asetpintar.com Kelola aset makin pintar