contoh usaha jualan keliling

Contoh Usaha Jualan Keliling yang Menguntungkan

Ada banyak opsi yang bisa kamu pilih ketika membuka usaha termasuk yang konsepnya berkeliling. Namun usaha tersebut harus dipastikan bisa menghasilkan keuntungan yang maksimal.

6 Contoh Usaha Jualan Keliling yang Menguntungkan

Ada beberapa contoh usaha jualan keliling yang potensi keuntungannya cukup besar. Jenis usaha seperti ini layak dipilih karena tidak perlu memerlukan tempat usaha untuk menjual barang dagangannya. 

Kamu hanya perlu menggunakan motor untuk menjual dagangan dan ini bisa menjadi opsi yang terbaik. Kira-kira usaha apa saja yang layak dijual secara keliling? Yuk simak ulasan berikut

Sayur dan Ikan







contoh usaha jualan keliling

Salah satu contoh bisnis yang bisa dilakukan secara berkeliling adalah menjual sayur dan ikan. Untuk jenis sayurannya harus yang bermacam-macam mulai dari bayam, tomat, atau yang lainnya.

Baca Juga :  Perkiraan Modal Usaha Pangkas Rambut yang Perlu Disiapkan

Sedangkan untuk ikannya pun juga harus bermacam-macam agar pembeli bisa memilih mana yang diinginkan. Model usaha seperti ini sangat menjanjikan karena dilakukan setiap hari. 

Logikanya sayur dan ikan ini otomatis banyak dibutuhkan karena ada keterkaitan dengan kebutuhan sehari-hari. Dengan cara ini penjual berpeluang mendapatkan keuntungan yang bisa didapatkan setiap hari. 

Buah-Buahan Segar







contoh usaha jualan keliling

Di setiap perkampungan atau perkotaan, buah segar masih banyak disukai oleh setiap orang. Sehingga usaha ini bisa kamu jual secara berkeliling dari rumah ke rumah di daerah tersebut.

Untuk jenis buahnya bisa mangga, nanas, semangka atau yang lainnya. Untuk konsep menjualnya pun bisa per kilogram atau dijual per biji. Kamu bisa menyesuaikan dengan keinginan pelanggan dalam memilih per kilogram atau bijian. 

Baca Juga :  Apa Saja Usaha Pendamping Cucian Motor? Simak Penjelasan Berikut Ini!

Kuliner

contoh usaha jualan keliling

Jika kamu kurang berminat menjual sayur atau buah bisa juga usaha kuliner. Untuk jenis usahanya bisa sosis bakar, kue laba-laba, bakso, mie atau yang lainnya. Semua usaha tersebut sangat potensial ketika dijual secara berkeliling di setiap daerah. 

Pastikan kamu menemukan resep terbaik dan berbeda dari penjual keliling pada umumnya. Dengan seperti ini maka pelanggan pun merasa ketagihan dan terus membeli kuliner yang kamu jual. 

Telur Bijian

contoh usaha jualan keliling

Telur yang dijual per biji atau eceran juga bisa menjadi opsi terbaik untuk dijual secara keliling. Namun sebelum menjual telur sebaiknya kamu mencari supplier terbaik dengan harga yang lebih terjangkau. 

Baca Juga :  Modal Usaha Mie Ayam untuk Pemula Sebagai Usaha Sampingan

Setelah itu kamu tinggal siapkan motor dan rak kayu yang dipasang di kendaraan tersebut. Dengan seperti ini maka telur tersebut tidak mudah pecah ketik dijual secara door to door. 

Tas Kulit

contoh usaha jualan keliling

Dari sekian usaha yang dijelaskan, tas kulit ini yang memang perlu perlakukan khusus. Kamu harus bisa menganalisa sebelum menjual barang ini dan pastikan tingkat ekonomi pembelinya menengah ke atas.

Dikatakan demikian karena harga tas kulit tergolong cukup mahal sehingga perlu orang-orang kantoran yang membelinya. Kamu bisa berkeliling ke sekitar kantor atau instansi pemerintah. Bahkan kamu bisa berkeliling ke perumahaan elit yang ada disekitar. 

Baca Juga :  10 Macam-Macam Isi Toko Pecah Belah

Cilok

contoh usaha jualan keliling

Kata cilok sebenarnya berasal dari daerah Sunda yang bahannya dari tepung tapioka dan daging. Bentuknya bulat lalu dicampur dengan kuah dan jenis usaha ini sangat potensial hingga sekarang.




Untuk cilok, kamu bisa menjual di sekolah atau perkampungan dengan harga lebih terjangkau. Kamu tinggal menyiapkan gerobak dan sepeda motor untuk menjual barang dagangan tersebut. 

Dari semua contoh usaha jualan keliling ini kamu bisa juga memiliki opsi lain. Misalnya jasa remote televisi keliling, mainan anak, sol sepatu, sapu, aksesoris anak dan yang lainnya. Namun dari sekian contoh usaha, keenam bisnis itulah yang direkomendasikan untuk dijual secara keliling. 




Baca Juga :  5 Kelemahan Usaha Toko Bangunan Penting untuk Dipertimbangkan

Disclaimer

Konten dalam artikel ini bersifat edukasi dan informasi umum, bukan rekomendasi investasi atau saran finansial personal. Setiap keputusan investasi dan keuangan adalah tanggung jawab pribadi pembaca.

Asetpintar.com dan penulis tidak bertanggung jawab atas kerugian, kehilangan, atau dampak negatif yang timbul akibat keputusan berdasarkan informasi di artikel ini.

Untuk keputusan investasi yang signifikan, konsultasikan dengan perencana keuangan bersertifikat (CFP) atau broker resmi yang terdaftar di OJK. Pelajari profil risiko Anda sebelum memilih instrumen investasi.

Baca juga: panduan reksadana